Arsitektur Megah Bangunan di Bali Ini Penuh Sejarah dan Layak Jadi Spot Foto

Wisata —Sabtu, 20 Aug 2022 14:24
    Bagikan  
Arsitektur Megah Bangunan di Bali Ini Penuh Sejarah dan Layak Jadi Spot Foto
Monumen Bajra Sandhi.* (FOTO: Instagram @mybalipedia)

DEPOSTBALI,- Keelokan alam dari Pulau Dewata tidak perlu diragukan lagi.  Selain tempat-tempat wisata kekinian yang makin banyak, Bali juga kaya dengan bangunan-bangunan yang memiliki arsitektur megah.  Kalau berfoto di lokasi ini, hasilnya instagramable dan bisa mengisi feed dengan foto-foto indah.

Monumen Bajra Sandhi

Yang pertama ada monumen megah yang dikenal dengan nama "Bajra Sandhi". Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini dibuat untuk memberikan hormat kepada para pahlawan.  Hal ini dapat dilihat dari 17 anak tangga yang ada di pintu utama, 8 buah tiang agung dan monumen yang menjulang setinggi 45 meter.

Nama Bajra Sandhi sendiri digunakan karena bentuknya menyerupai bajra atau genta yang digunakan oleh para Pendeta Hindu dalam mengucapkan Weda (mantra) pada saat upacara keagamaan. Monumen ini dibangun pada tahun 1987, diresmikan oleh Presiden Megawati Sukarno Putri pada tanggal 14 Juni 2003.

Tujuan pembangunan monumen ini adalah untuk mengabadikan jiwa dan semangat perjuangan rakyat Bali, sekaligus menggali, memelihara, mengembangkan serta melestarikan budaya Bali untuk diwariskan kepada generasi penerus sebagai modal melangkah maju menapak dunia yang semakin sarat dengan tantangan dan hambatan.

Lokasi monumen ini terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Provinsi Bali yang juga di depan Gedung DPRD Provinsi Bali Niti Mandala Renon persisnya di Lapangan Puputan Renon. Biasanya Dibuka pukul 08.00-18.00 WITA dengan harga tiket Rp 25 ribu. Pilar-pilar dan bangunannya yang aestetik tentu bisa membuat latar foto kalian menjadi sangat instagenic.

Baca juga: Sinopsis Drakor “Today’s Webtoon” Episode 6

Puri Agung Peliatan

Puri Agung menjadi salah satu bangunan istana paling tua. Puri ini diketahui telah ada sejak tahun 1700-an yang saat ini berlokasi di Jl. Cok Gede Rai, Peliatan, Kecamatan Ubud.

Pada awalnya tempat ini tidak bisa sembarangan dimasuki oleh orang-orang.  Namun saat ini pemerintah Bali membuka tempat ini untuk turis lokal ataupun mancanegara. Bangunan yang sangat indah penuh seni ini menjadi tempat yang pas untuk berfoto jika berkunjung ke Bali.

Puri Agung Peliatan.* (FOTO: Instagram @dutajog) 

Selain bisa menikmati dan berfoto di istana kerajaan, juga bisa menyaksikan tari-tarian Bali seperti tari kecak atau tari legong.  Jika hanya sekedar berfoto-foto itu tidak perlu mengeluarkan biaya.  Namun jika ingin menyaksikan pertunjukan tari kalian harus membeli tiket seharga Rp 80 ribu.

Baca juga: Pink Venom dari Blackpink Raih Lebih dari 1 Juta Cuitan

Taman Ujung

Taman Ujung atau Taman Sukasada ini menjadi lokasi yang sering dipilih oleh pasangan pengantin yang ingin melakaukan foto pre wedding. Akan ada bangunan pilar tanpa atap yang harus dicapai dengan menaiki 100 anak tangga.  Kemudian akan ada pemandangan di arah tenggara.  Kita melihat lautan biru dan Pantai Ujung.  Lalu di bagian timur, saat melihat ke bawah, pesona dan keunikan dari arsitektur Taman Ujung Soekasada akan terlihat.

Keunikannya sendiri yaitu penggabungan arsitektur Eropa jaman pertengahan dan arsitektur Bali.  Ciri khas dari arsitektur Eropa dapat dilihat dari terdapatnya kaca warna warni, yang terdapat pada dinding bangunan peristirahatan raja.  Mirip seperti desain dari gereja yang ada di Eropa.  Dari jendela dalam kamar peristirahatan raja, kita dapat melihat kolam dengan bunga Tujung / Lotus yang berwarna putih dan merah.

Taman Ujung.* (FOTO: Instagram @mybalitrips) 

Arsitektur dari Taman Ujung Soekasada, saat ini tidak seperti aslinya. Hal ini karena terjadi berbagai peristiwa sejarah, membuat arsitektur dari taman Ujung Soekasada mengalami kerusakan.

Namun bagi yang ingin berkunjung, keindahannya tidak pernah rusak.  Bagus untuk menjadi spot untuk foto-foto yang Instagramable. Lokasi Taman Ujung Karangasem, berada di Banjar Ujung, Desa Tumbu kabupaten Karangasem Bali. Buka setiap hari pukul 07.00-19.00 WITA dengan harga tiket masuk Rp 15 ribu untuk domestik dan Rp 50 ribu untuk WNA.* (RENALDI)

Baca juga: Sinopsis Drakor “Today’s Webtoon” Episode 5

Editor: Siska
    Bagikan  

Berita Terkait