Waspada ! Mengkonsumsi Sashimi Berlebihan dapat Membahayakan Kesehatan

Kuliner —Rabu, 21 Dec 2022 13:42
    Bagikan  
Waspada ! Mengkonsumsi Sashimi Berlebihan dapat Membahayakan Kesehatan
Sashimi.* (FOTO: Pinterest)

DEPOSTBALI,- Sashimi merupakan irisan tipis dari daging ikan mentah, terutama salmon dan tuna, di balik nikmatnya daging salmon atau tuna mentah, ternyata mengandung beberapa parasit berbahaya! Infeksi parasit pada manusia adalah masalah kesehatan utama di banyak negara tropis dan bisa ditularkan melalui air minum yang terinfeksi atau makanan yang tidak dimasak dengan benar, termasuk ikan mentah.

Perlu Anda ketahui bahwa semua makhluk hidup, termasuk ikan, mempunyai parasit (yang bukan berasal dari kontaminasi). Parasit yang terdapat dalam ikan mentah biasanya adalah bakteri Salmonella. Parasit ini akan mati jika makanan dimasak sampai matang.

Sebagian besar dari parasit ini tidak bisa beradaptasi dengan tubuh manusia. Beberapa parasit dalam ikan mentah mungkin dapat dicerna dalam tubuh tanpa menimbulkan dampak yang parah, tetapi sebagian lagi bisa menyebabkan dampak yang membahayakan kesehatan, seperti penyakit bawaan makanan (foodborne disease) atau keracunan makanan.

Baca juga: Presiden Beri Arahan Kewaspadaan Saat Nataru

Selain Mengandung parasit yang sangat bahaya untuk kesehatan, ada terdapat cacing gelang parasit yang sering ditemukan di dalamnya. Namanya cacing gelang parasit dan bisa ditemukan di ikan mentah, kurang matang serta unggas. Cacing gelang parasit dapat menyebabkan penyakit yang disebut dengan anisakiasis. Infeksi akibat cacing gelang parasit lebih banyak terjadi di Asia, jelas situs Health Line.

Cacing ini akan mencoba menggali ke dalam dinding usus dan dapat menyebabkan reaksi kekebalan parah. Tak hanya itu, anisakiasis dapat menyebabkan peradangan, sakit perut dan muntah. Selain itu, cacing gelang parasit juga bisa menyebabkan gnathostomiasis. Gejalanya adalah sakit perut, muntah, kehilangan nafsu makan dan demam. Dalam kasus tertentu, bisa menyebabkan ruam, gatal dan bengkak pada kulit.

Selain itu mengkonsumsi ikan mentah dapat membuat kita rentan terinfeksi bakteri, bakteri dalam ikan mentah bisa membuat kita mengalami keracunan makanan. Gejala utamanya adalah sakit perut, mual, muntah dan diare. Ada beberapa bakteri yang biasa ditemukan di ikan mentah, di antaranya adalah listeria, vibrio, clostridium dan salmonella, ungkap laman Health Line.

Bagi orang bertubuh fit dan sehat, risiko keracunan makanan akibat makan ikan mentah sangat kecil. Beda dengan orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti orang tua, anak-anak dan orang dengan virus HIV. Kelompok ini berisiko tinggi keracunan makanan dan harus menghindari daging dan ikan mentah. Sementara, infeksi listeria bisa menyebabkan kematian janin bagi ibu hamil.*RIN

Baca juga: Harga Yamaha XMAX 2023 yang Semakin Canggih

Editor: Laila
    Bagikan  

Berita Terkait