Oleh: Amir Machmud NS
LUAP KATA RAKAI PIKATAN
LUAP KATA PRAMODYAWARDHANI
masih kaupercayakah cinta
yang kadang tiba-tiba membadai
meluluhlantakkan rasa
tapi tak jarang pula menciptakan
prahara kesementaraan?
Rakai Pikatan mengurai luap kata hati
ia yakin ada cinta
tetap kauyakinikah rasa
yang dari detik ke detik mengajak bicara
menjerumuskan dalam kilau cahaya
lalu tiba-tiba menikung semaunya
menuju ruang yang berbeda
dengan cahaya yang tak pula sama?
Baca juga: Salesman Hebat (parts 5), Kemampuan Yang Wajib Dikuasai
Baca juga: Kota yang Memiliki Julukan Sebagai Kota Terdingin di Indonesia Ternyata Terletak di Papua
berderai hati Pramodyawardhani
dalam rinai bahasa pujangga
: masih kita pedulikankah cinta?
semembahana apa pun ketika tiba
bukankah kadangkala ia hanya ruam
yang menerpa lalu enyah entah ke mana
tapi aku dan kau, Rani Pramodya
berani menepis kesan kelam cinta
menjadikannya cahaya
untuk Hindu dan Buddha
: karena kita memercayainya.
(2021)