Juara Bertahan Terus Menjaga Asa di Malaysia Terbuka 2023

Olahraga —Kamis, 12 Jan 2023 11:12
    Bagikan  
Juara Bertahan Terus Menjaga Asa di Malaysia Terbuka 2023
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.* (FOTO: pbsi.id)

DEPOSTBALI,- Pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mampu menjaga asa untuk mempertahankan mahkota juara turnamen bulutangkis Malaysia Terbuka 2023. Pasangan rangking 11 dunia ini sukses memenangi pertandingan babak pertama.

Bertanding di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (10/1), Apri/Fadia tampil penuh percaya diri. Mereka pun akhirnya mampu merebut tiket ke babak kedua turnamen BWF World Tour Super 1000 setelah mengalahkan Lee Chia Hsin/Teng Chun Hsun (Chinese Taipei) dengan skor 21-16, 21-15.

“Alhamdulillah bisa main baik dan bisa memenangi pertandingan. Kemenangan ini tentu menambah rasa percaya diri dan semangat kami untuk menghadapi pertandingan kedua,” sebut Apri

Sebelumnya pada pertandingan pagi, kemenangan juga diraih pasangan ganda putri Indonesia lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Mereka sukses mengalahkan Margot Lambert/Anne Tran (Prancis), 21-16, 21-15.

Baca juga: Produk IKM Kembali Dipromosikan Oleh Dekranasda dan Disperindag

Menurut Fadia, lawan memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasangan ganda putri Indonesia itu baru bisa menemukan strategi terbaik setelah interval pertama. Apalagi, dirinya dan Apri berambisi untuk bisa mempertahankan titel juara.

“Jalannya pertandingan tadi pada awal-awal gim pertama, saya dan Kak Apri masih mencari-cari pola permainan yang pas. Baru setelah interval gim pertama, permainan kami sudah jauh lebih enak dan tahu harus bagaimana cara mengatasi lawan,” kata Fadia.

Taktik permainan yang lebih bervariasi disebut Fadia ikut menjadi kunci kemenangan juara Malaysia Terbuka 2022 itu melaju ke babak kedua turnamen berhadiah total 1,25 juta dolar AS itu.

“Pola permainan lawan yang mengandalkan main panjang-panjang, kalau kita serang malah selalu bisa balik. Karena itu kami harus pintar-pintar mencari inisiatif. Serangan kami harus lebih bervariasi. Itu yang akhirnya menjadi kunci kemenangannya,” sebut Fadia lagi. (*)

Baca juga: Sejarah Hari Kasih Sayang 14 Februari

Editor: Laila
    Bagikan  

Berita Terkait