Grontol Jagung Salah Satu Makanan yang Hampir Punah, Berikut Penjelasannya

Kuliner —Rabu, 9 Jun 2021 13:30
    Bagikan  
Grontol Jagung Salah Satu Makanan yang Hampir Punah, Berikut Penjelasannya
Kuliner Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah yaitu Grontol Jagung bahkan makanan ini hampir punah (foto:pinterest)

BALI, DEPOSTBALI

Indonesia terkenal dengan keberagaman kebudayaan, kepercayaan hingga kuliner. Salah satu kuliner Indonesia yang cukup populer di kalangan masyarakat, tapi apakah kamu tahu bahwa makanan ini salah satu makanan yang hampir punah? Makanan ini dikenal sebagai grontol jagung.

Perlu kamu ketahui bahwa nama asli makanan yang satu ini yaitu grontol. Makanan yang berasal dari Jawa Tengah ini cukup populer pada masanya.

Baca juga: Resep Makanan, Cara Membuat Rujak Bulung Makanan Khas Bali

Jajanan ini biasanya banyak dijual di pinggiran jalan dengan tarif yang sangat terjangkau untuk kalangan anak sekolah. Makanan ini tentu digemari oleh masyarakat Indonesia tanpa melihat status sosial mereka.

Grontol merupakan makanan tradisional yang berbahan jagung yang direbus dan tambahan parutan kelapa. Makanan ini sempat populer di tahun 2000an dengan nama lain jagung susu keju. Maka dari itu grontol jagung sudah tidak begitu dikenal banyak orang.

Baca juga: Baju Tradisional Khas Bali yang Biasa Digunakan Saat Beribadah

Jagung susu keju ini hampir sama seperti grontol tapi bedanya jagung susu keju ini tidak menggunakan parutan kelapa melainkan menggunakan parutan keju dan tambahan susu kental manis.

Grontol jagung ini memiliki filosofi. Makanan ini menggambarkan pemikiran seseorang. Seperti tanaman jagung pikiran seseorang pun harus disiram, dipelihara dan dijaga dengan baik.

Baca juga: Resep Makanan, Cara Membuat Makanan Khas Bali Serombotan

Pemikiran seseorang dapat berubah menjadi negative jika tidak dipelihara dan dijaga dengan baik. Seperti tanaman jagung memerlukan tanah yang di cangkull, air bahkan dijaga dan di pelihara.

biji jagung yang telah ditanam harus ditutup dengan tanah. Artinya adalah biji jagung harus menanggung beban tanah yang ditimbunkan. Sejak jagung ditanam untuk keluar dari tumpukan tanah itu tentunya membutuhkan air. 

Baca juga: Sinopsis Film A Quiet Place Part 2, Perjuangan Seorang Kakak untuk Menyelamatkan Keluarganya

Jika mampu keluar, ia akan menjadi jagung yang muda, tetapi untuk tumbuh dan menjadi lebih berharga ia harus diberi pupuk. Begitupun dengan pemikiran seseorang. (put)

Editor: Putri
    Bagikan  

Berita Terkait