Jelajah Kuliner di Kota Apel

Kuliner —Selasa, 11 Jan 2022 10:24
    Bagikan  
Jelajah Kuliner di Kota Apel
baso malang-pinterest

DEPOSTBALI-Kota Malang, apa yang terbersit di benakmu saat mengingatnya?

Apel. Strudel. Jatim Park. Batu. Toko Oen. Baso Malang. Cwie Mie. Rujak Cingur. Masih banyak lagi ragam jawaban kala ditanya mengenai Kota Malang.  Hal itu menunjukkan bahwa Kota Malang tak kalah dengan kota-kota lainnya, dan memiliki kesan tersendiri di mata masyarakat.

Bahkan, kota terbesar kedua di Jawa Timur ini juga dikenal sebagai kota Pendidikan sejak zaman Belanda.  Beberapa univesitas ternama ada di kota ini, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Politeknik Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Institut Teknologi Nasional, Universitas Islam Malang.  Dalam data Kemenristekdisti, Universitas Brawijaya berada dalam 10 besar universitas terbaik nasional.

Banyaknya mahasiswa dari berbagai sudut Indonesia menjadikan Kota Malang juga sebagai salah satu kota favorit tujuan wisata dengan pesona alamnya yang sejuk dikelilingi pegunungan.  Keunikan wisata alam dan sejarah panjangnya, menjadikan Kota Malang juga layak menjadi salah satu tujuan wisata sejarah.  Banyak kuliner kota apel ini begitu legendaris dan eksis dari dulu hingga sekarang.  Misalnya, Toko Oen yang berdiri sejak 1930, Warung Tahu Telur Lonceng yang berdiri di awal tahun 1900-an, serta Gerai Putu Lanang Celaket yang berdiri sejak 1935.

Baca juga: Tak Lengkap Wisata tanpa Oleh-oleh

Baca juga: Memasuki Tahap Finishing, DPRD Jabar Harap Revitalisasi Situ Ciburuy Selesai Tepat Waktu

Apakah pembaca DEPOST sudah lahir saat itu? Tertarik untuk mengunjunginya?  Jangan lupa untuk mampir ke alun-alun kota yang terkenal dengan tugu bersejarahnya.

Atau ingin menikmati kulinernya?  Jika pergi ke Malang belum lengkap rasanya kalau belum mencicipi Baso Malang yang sudah tidak asing lagi di seantero nusantara. Salah satu yang banyak dikunjungi adalah Baso Malang Presiden dekat rel kereta.  Pemandu wisata ataupun pengemudi taksi biasanya akan merekomendasikannya.

Penggemar mie juga wajib untuk mencoba Cwie Mie.  Tampilannya sekilas mirip dengan bakmi ayam pada umumnya, namun toping dalam cwie mie berupa ayam yang dicincang halus dan menyerupai abon.

Tak kenyang dengan baso atau mie, kita bisa mencoba Sego Goreng Mawut.  Makanan khas malang ini cukup unik. Sego goreng sendiri artinya adalah nasi goreng. Namun yang membedakan sego goreng dengan nasi goreng pada umumnya adalah campuran mie dalam nasi gorengnya.  Paduan cita rasa nasi dan mie menjadi satu.

Baca juga: Tak Lengkap Wisata tanpa Oleh-oleh

Baca juga: Memasuki Tahap Finishing, DPRD Jabar Harap Revitalisasi Situ Ciburuy Selesai Tepat Waktu


Editor: Seni
    Bagikan  

Berita Terkait